PHRI sarankan anggota lengkapi dokumen sertifikat halal
Ketua Harian Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, sekaligus manajer Hotel Novilla Sungailiat Bangka, Alfons Abi

PHRI sarankan anggota lengkapi dokumen sertifikat halal

Sungailiat, Bangka - Ketua Harian Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Alfons Abi menyarankan seluruh anggota PHRI melengkapi sertifikat halal  halal yang dikeluarkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk usaha hotel dan restorannya.

"Sertifikat halal untuk hotel dan restoran untuk menjamin keamanan dan kenyamanan bagi tamu atau pelanggan yang menginap sekaligus yang makan di restoran,"  ujarnya di Sungailiat, Rabu.

Menurut dia, dari 15 anggota pengusaha hotel dan restoran yang tergabung dalam wadah PHRI, baru dua hotel dan restoran di Kabupaten Bangka yang sudah melengkapi sertifikat halal yakni Hotel dan Restoran Tanjung Pesona dan Hotel Restoran Novilla Sungailiat Bangka.

"Tamu peserta kongres halal Internasional yang dijadwalkan di gelar di Bangka Belitung hanya bersedia menginap dan makan yang sudah memiliki sertifikat halal," kata Alfons yang juga menjabat manajer Hotel Novilla Sungailiat.

Sertifikat halal diatur dalam undang - undang nomor 33 tahun 2014, yang menegaskan bahwa produk yang masuk, beredar, dan diperdagangkan di wilayah Indonesia wajib bersertifikat halal. Pemerintah bertanggung jawab dalam menyelenggarakan Jaminan Produk Halal (JPH).

Tercatat sejak tahun 2021 sampai akhir Februari 2022, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah menerbitkan 2.224 sertifikat halal untuk berbagai jenis usaha masyarakat mulai dari restoran, hotel, rumah pemotongan hewan dan lainnya.(ant)

Penulis: Kasmono

Editor: Novendra Effendi