Aspikmas berikan penguatan bagi pelaku UMKM di Banyumas
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Mikro Kecil dan Menengah Banyumas (Aspikmas) Pujianto

Aspikmas berikan penguatan bagi pelaku UMKM di Banyumas

Purwokerto - Asosiasi Pengusaha Mikro Kecil dan Menengah Banyumas (Aspikmas) memberikan penguatan bagi pelaku UMKM di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, dalam menghadapi berbagai tantangan, khususnya masalah pemasaran pada 2022.

"Saat peringatan HUT Ke-1 Aspikmas kemarin, kami menyelenggarakan diklat (pendidikan dan latihan) yang diikuti pengurus Aspikmas dari 27 kecamatan serta dihadiri sejumlah pejabat terkait dan berbagai pemangku kepentingan. Ini kaitannya dengan rencana strategis kami pada tahun 2022," kata Ketua Umum Aspikmas Pujianto di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Rabu.

Dalam hal ini, kata dia, pihaknya akan terus melakukan konsolidasi internal untuk menguatkan organisasi mulai dari kepengurusan Aspikmas di tingkat kabupaten hingga tingkat kecamatan.

Menurut dia, hal itu dilakukan untuk memperkuat visi dan misi organisasi pada diri pengurus sampai mereka benar-benar memahami hingga muncul rasa bangga dan lebih masif.

"Kalau pengurus di kabupaten, kami mencoba ikhtiar untuk memperbanyak kolaborasi dengan kampus, contohnya dengan Unsoed, UMP, dan Amikom. Ini bagian dari upaya kami untuk mengajak kampus melakukan pendampingan terhadap pelaku UMKM," katanya.

Ia mengaku bersyukur karena beberapa waktu lalu, ratusan mahasiswa Universitas Amikom Purwokerto disusul dengan 16 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) telah melakukan pendampingan terhadap pelaku UMKM anggota Aspikmas.

Menurut dia, hal itu merupakan salah satu strategi Aspikmas untuk menambah energi dengan mengoptimalkan pendampingan di UMKM.

"Itu karena UMKM banyak sekali. Selain itu, tema kemandirian organisasi yang kami ambil di tahun kedua ini, memang kami eksekusi dengan serius, salah satunya dengan membuat unit usaha yang profitnya akan digunakan untuk melakukan pemberdayaan dan sebagian lagi untuk operasional teman-teman di pusat sampai wilayah," katanya.

Pujianto mengatakan perwujudan dari kemandirian organisasi lainnya adalah pelaku UMKM khususnya pengurus Aspikmas harus mandiri dalam membuat program tanpa bergantung pada pemerintah maupun pihak lainnya.

Menurut dia, hal itu dilakukan untuk memantik spirit dan pergerakan Aspikmas agar semakin masif pada tahun 2022.

Terkait dengan masih berlangsungnya pandemi COVID-19, dia mengatakan masyarakat secara umum maupun anggota Aspikmas sebenarnya sudah terbiasa dengan pandemi karena sudah berlangsung cukup lama.

"Namun kami berharap pandemi dapat segera berakhir, meskipun teman-teman tetap harus menjaga protokol kesehatan karena pasar lebih mempersiapkan ke masalah higienitas dan sebagainya," kata Pujianto.(ant)

Penulis: Sumarwoto

Editor: Novendra Effendi